Home » » DPC Gerindra Tapsel Dukung Pilkada Tidak Langsung

DPC Gerindra Tapsel Dukung Pilkada Tidak Langsung

Written By SIDIMPUAN ONLINE on Senin, 15 September 2014 | 22.20

P.SIDIMPUAN ( Berita ):Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kab. Tapanuli Selatan,mendukung pelaksanaan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau Pilkada tak langsung.
“Ada empat jenis kerugian bagi negara, masyarakat, dan calon kepala daerah jika Pilkada dilakukan secara langsung,” ujar Ketua DPC Gerindra Tapsel,Husin Sogot Simatupang, yang juga Wakil Ketua DPRD Tapsel,Sabtu (13/9).Pengalaman selama ini, kata Sogot, Pilkada langsung butuh biaya tinggi dan negara harus mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk pelaksanaannya.
Sementara fakta pembangunan di lapangan, masih banyak yang harus segera dibangun dalam rangka memajukan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kedua adalah, masyarakat menjadi terkotak-kotak karena berbeda dukungan saat Pilkada. Kemudian perjalanan pemerintahan di daerah berjalan tidak stabil karena PNS juga berbeda dukungan.
Terakhir adalah kepala daerah yang baru tidak mau melanjutkan pembangunan pejabat lama.“ Paling menyedihkan, sangat banyak kepala daerah hasil Pilkada langsung yang terlibat korupsi dan berurusan dengan hukum.
Ini juga salah satu alasan kenapa kita mendukung pelaksanaan Pilkada tak langsung,” terangnya. Sogot menambahkan, untuk Tapsel yang akan melaksanakan Pilkada di 2015, kiranya sudah secara tidak langsung. Karena itu ia berharap pada Kamis (25/9) nanti DPR RI mensahkan RUU Pilkada yang saat ini masih a lot pembahasannya.
“Tahun 2010 kemarin anggaran Pilkada Tapsel Rp 13 miliar,dan tentu nantinya bertambah lagi. Padahal jika KDh dipilih DPRD, dana yang dibutuhkan hanya sepertiga dari itu.
Bayangkan jika sisanya digunakan membangun jalan ke desa terpencil di Aek Bilah dan SDH,” katanya. Tentang Pilkada tak langsung adalah kemunduran demokrasi, Ketua DPC Gerindra Tapsel tidak setuju. Malah, katanya, mengembalikan negara kita kepada khittah yang sesungguhnya.
“Sila empat Pancasila menyatakan, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawartan perwakilan. Dapat diartikan,pemimpin dipilih melalui musyawarah perwakilan rakyat. Siapa perwakilan rakyat itu ? Di daerah, ya DPRD,” ujarnya. (WSP/a27)
Share this article :
 
Support : Creating Website | HPS | Mas Template
Copyright © 2014. SIDIMPUAN ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by SIDIMPUAN ONLINE
Proudly powered by Blogger