Home » » Harga Batu Bata di Tapsel Naik

Harga Batu Bata di Tapsel Naik

Written By SIDIMPUAN ONLINE on Selasa, 30 September 2014 | 09.16

TAPSEL - Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Tabagsel melakukan aksi unjukrasa terkait dugaan korupsi pembangunan jalan tahun anggaran 2012, Selasa (19/9).
Massa yang datang menumpang roda dua dan empat disertai sound sistem pada pukul 10.00 WIB langsung membentangkan poster serta spanduk yang bertuliskan kecaman terhadap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Dinas PU Daerah terkait pembangunan jalan yang amburadul.

Koordinator Aksi, Harizon Saputra mengatakan, saat ini banyak ruas jalan yang dibangun pada tahun 2012 sudah rusak meskipun baru satu tahun selesai dibangun.

"Kami menuntut Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai penanggungjawab untuk menjelaskan kepada kami, serta kami menduga banyak tindakan korupsi pada pembangunannya," kata Harizon.

Tuntutan mereka terkait dugaan korupsi pembangunan jalan, di antaranya pembangunan peningkatan jalan Amborlang (Simpang jalan nasional) Bukkas Malombu Kecamatan Angkola Sangkunur (BDB) dengan pagu anggaran Rp 1,5 miliar, lanjutan peningkatan jalan batas kota Gua Asom Kecamatan Angkola Selatan (BDB) Rp 1,9 miliar tahun 2012.

Selanjutnya, peningkatan jalan Sijukkang-Huta Ginjang Kecamatan Angkola Timur Rp 2,5 miliar tahun anggaran 2012. Massa menuding kehancuran jalan tersebut dikarenakan material, volume aspal dan ketebalan dek penahan jalan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Lihat semua jalan yang dibangun, diduga banyak kecurangan yang terjadi termasuk volume yang digunakan, yang membiayai itu uang negara pak Bupati," teriak massa itu.

Dalam orasinya, Harizon Saputra mendesak Pemkab Tapsel harus mengevaluasi serta meninjau kembali seluruh proyek pembangunan jalan di Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Pemkab harus bertanggungjawab, dan menghitung kembali kerugian yang diakibatkan tersebut," katanya.

Setelah aksi berlangsung selama 1 jam, Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan M Sahrul Pasaribu melalui Kabag Hukum Pemkab Tapanuli Selatan, Zen Harahap, menerima massa yang melakukan aksi dan berjanji akan menindak lanjuti tuntutan serta akan turun kelokasi yang disebutkan aliansi LSM itu.

"Akan kita tindak lanjuti, terkait dugaan itu kita akan lihat kelokasi apa penyebab rusaknya jalan itu," katanya.

Setelah pertemuan tersebut, massa merasa kecewa dan melanjutkan aksi di Kantor PU Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. (ck-06) Medan Bisnis
Share this article :
 
Support : Creating Website | HPS | Mas Template
Copyright © 2014. SIDIMPUAN ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by SIDIMPUAN ONLINE
Proudly powered by Blogger